{"id":1833,"date":"2025-12-13T23:19:08","date_gmt":"2025-12-13T16:19:08","guid":{"rendered":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/?p=1833"},"modified":"2025-12-13T23:19:08","modified_gmt":"2025-12-13T16:19:08","slug":"desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/","title":{"rendered":"Desakan Moratorium Penilaian Pengadaan Tanah Menguat, MAPPI Diminta Ambil Sikap Tegas"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"color: #000000;\">Jakarta\u2014Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) menggelar diskusi secara daring bertajuk <em>Ngopi Pagi: Dinamika Permasalahan Hukum Penilai Pertanahan<\/em> pada Jumat (21\/11\/2025). Forum yang dihadiri oleh sejumlah pengurus, penilai publik yang juga penilai pertanahan serta anggota MAPPI-T ini mengerucut pada satu isu utama, yakni desakan kuat agar MAPPI menerbitkan moratorium pekerjaan penilaian pengadaan tanah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ketua Kompartemen Penilai Pertanahan (KPP), Dzikri Ashary, membuka diskusi dengan paparan data mengenai kondisi penilai pertanahan. Dari 327 penilai pertanahan yang terdaftar di ATR\/BPN, hanya 74 yang melaporkan kegiatan penilaian pengadaan lahan, dan hanya 24 di antaranya yang benar-benar mengerjakan pekerjaan tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Dalam polling internal yang diinisiasi KPP pasca-meningkatnya kasus hukum tahun 2025, sebanyak 88 persen dari 76 responden menyatakan setuju jika MAPPI mengeluarkan maklumat moratorium pekerjaan pengada<\/span><span style=\"color: #000000;\">an tanah. Banyak yang menilai pekerjaan ini menjadi \u201cbermata dua\u201d, menjanjikan secara bisnis, tetapi menyimpan risiko hukum yang besar.<\/span><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" loading=\"lazy\" class=\"wp-image-1836 alignright\" style=\"color: #000000;\" src=\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Hasil-Polling-Moratorium-MAPPI-300x169.png\" alt=\"\" width=\"387\" height=\"218\" srcset=\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Hasil-Polling-Moratorium-MAPPI-300x169.png 300w, https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Hasil-Polling-Moratorium-MAPPI-1024x576.png 1024w, https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Hasil-Polling-Moratorium-MAPPI-768x432.png 768w, https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Hasil-Polling-Moratorium-MAPPI-1536x864.png 1536w, https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Hasil-Polling-Moratorium-MAPPI.png 1920w\" sizes=\"(max-width: 387px) 100vw, 387px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u201cAda kontradiksi. Di satu sisi banyak yang mendukung moratorium namun pengajuan lisensi penilai pertanahan ke ATR\/BPN baik yang baru maupun perpanjangan masih tinggi juga antusiasnya,\u201d papar Dzikri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ketua Dewan Penilai MAPPI, Ihot Parasian Gultom, mengungkap fakta yang membuat para penilai semakin waspada, bahwa lima tahun terakhir ada 447 kasus yang masuk ke Dewan Penilai. Banyak penilai yang dijadikan tersangka, padahal tidak menerima gratifikasi atau aliran dana. Ia mencontohkan kecenderungan aparat penegak hukum (APH) yang menuduh penilai melakukan markup, meski sebagian pihak menganggap nilai yang dikeluarkan justru terlalu rendah. \u201cIni membingungkan,\u201d lanjutnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Alek Prabudi menyatakan moratorium bukan hanya langkah strategis, melainkan juga politis. Moratorium ini juga menjadi instrumen untuk mempertanyakan kepedulian serius pemerintah terhadap profesi penilai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ia mengingatkan bahwa pembahasan RUU Penilai sudah berlangsung 15 tahun tanpa kemajuan berarti. Menurutnya, moratorium dapat menjadi alat untuk menghambat lahirnya yurisprudensi baru yang merugikan profesi penilai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pandangan lain datang dari Robinson Tampubolon. Ia mengimbau agar penilai pertanahan \u2018tiarap\u2019 dulu agar tidak \u2018kena tembak\u2019 APH sebab sudah banyak kejadian yang menimpa penilai pertanahan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Robinson mengusulkan moratorium berlaku selama enam bulan. \u201cBanyak penilai yang terseret kasus tanpa dasar kuat. Mungkin ada yang kehilangan pendapatan selama enam bulan dari pekerjaan pengadaan tanah ini, tapi setelah itu kita akan lebih baik.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>\u00a0<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Risiko Hukum Semakin Mengancam<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Beberapa peserta menyoroti pola APH yang cenderung menjadikan penilai sebagai pihak pertama yang dicari ketika terjadi kasus pengadaan tanah. Radian menilai yurisprudensi \u201cliar\u201d berpotensi terus berkembang jika tidak ada tindakan. Ia mencontohkan penilai yang dijadikan tersangka meski belum ada pembayaran, uang masih dikonsinyasi, atau bahkan belum ada kontrak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">\u201cKalau ini dibiarkan, yurisprudensi akan dipakai di mana-mana,\u201d katanya. Ia mengusulkan moratorium segera diterapkan agar dana pengadaan lahan otomatis tidak terserap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Henricus Judi Adrianto menilai bahwa masalah yang menimpa para penilai bagaikan fenomena gunung es karena banyak penilai yang tidak berani mengungkapkan dan melakukan koordinasi dengan asosiasi. Henricus juga setuju dengan moratorium sebab hal itu juga untuk menunjukkan eksistensi penilai publik sekaligus menguji kekompakan penilai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Uswatun Khasanah mengaku setuju 100 persen dengan moratorium. Ia menambahkan bahwa penilai sering dijadikan tersangka meskipun belum ada kerugian negara. Agar hal itu tidak terulang terjadi, Uswatun mengimbau kepada seluruh penilai pertanahan untuk menguatkan aspek administratif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Uswatun yang juga mantan Ketua DPD MAPPI D.I. Yogyakarta mengingatkan dampak lanjutan dari pemberlakukan moratorium, seperti kemungkinan penilai pemerintah mengambil alih pengadaan tanah skala kecil berdasarkan PP 39\/2023 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Terkait dengan biaya non-fisik seperti Bea Perolehan Hak atas Tanah dan\/atau Bangunan (BPHTB) dan biaya notaris, menurut Johny Malela, adalah faktor yang sering ditanyakan oleh APH. Padahal faktor tersebut telah jelas diatur dalam Standar Penilaian Indonesia (SPI).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Johny setuju dengan moratorium agar dapat memberikan pelajaran kepada seluruh instansi pemangku kepentingan dan juga APH. \u201cAdanya moratorium itu agar suara kita bisa didengarkan.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ade Rizki Pratama mengusulkan adanya <em>roadmap<\/em> agar moratorium bukan sekadar tindakan politis tanpa tujuan, tetapi juga sebagai langkah perbaikan dari penilai, MAPPI, DP dan lainnya, sehingga moratorium punya tujuan yang jelas. \u201cDengan adanya <em>roadmap<\/em> yang jelas, maka kami sebagai anggota pun ikut merasakan dampak yang jelas juga,\u201d kata Ade.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Usulan Pendampingan Hukum hingga Judicial Review<\/strong><\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ketua Komite Penyusun Standar Penilaian Indonesia (KPSPI) MAPPI, Hamid Yusuf, menekankan bahwa moratorium tidak dimaksudkan sebagai boikot, melainkan sebagai <em>shock effect<\/em>. \u201cAda ketidakpedulian pemerintah terhadap penilai,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Hamid mendorong MAPPI membuka komunikasi resmi dengan Kejaksaan Agung dan mengadukan masalah ini ke DPR, sesuatu yang menurutnya belum pernah dilakukan MAPPI sebelumnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Beberapa peserta juga mendorong pembentukan lembaga bantuan hukum internal, judicial review terhadap UU 2\/2012 maupun aturan turunannya, serta revitalisasi mekanisme pendampingan di setiap kasus yang menimpa penilai.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) MAPPI, Budi Prasodjo, menegaskan bahwa suara anggota MAPPI telah mengarah kuat pada perlunya tindakan konkrit. Budi menyimpulkan bahwa secara garis besar perlu menyusun sebuah tindakan bukan hanya moratorium, tetapi juga langkah-langkah selain moratorium.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Pihaknya berencana membentuk tim kajian moratorium yang melibatkan berbagai unsur dari Pusat Advokasi dan Kajian Hukum (Pusadkahum), penilai pertanahan, KPSPI, Dewan Penilai, dan Ikatan Kantor Jasa Penilai Publik (IKJPP) untuk merumuskan langkah moratorium dan selain moratorium.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">DPN juga akan menjalin komunikasi dan audiensi kembali ke ATR\/BPN, DPR, DPPPK, PUPR, hingga kantor kepresidenan, serta menjalin komunikasi lebih intensif dengan kejaksaan, polda maupun Mahkamah Agung (MA).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Ketua Pusadkahum, Fauzan Ananda, menangkap bahwa kecenderungan usulan dari diskusi dengan penilai pertanahan adalah menginginkan moratorium. Namun ia menilai bahwa perlu memperhalus alasan dan tujuan dan moratorium, atau bahkan <em>timing<\/em>, target dan hal-hal lainnya. \u201cSemua itu harus kita perjelas sebelum kita melangkah ke <em>action<\/em> lebih lanjut.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Diskusi ditutup dengan pernyataan dari Dzikri Ashary bahwa rekomendasi dari para anggota akan diobservasi lebih lanjut sebab moratorium bukan hanya tindakan, tetapi juga <em>bargaining position<\/em> penilai pertanahan dan MAPPI kepada pemerintah. \u201cKita membantu pembangunan nasional, tapi jangan sampai penilai dikriminalisasi,\u201d pungkasnya.<\/span><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Penulis : Farid Syah<\/span><\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\">Penyunting : Eka Vanda<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jakarta\u2014Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) menggelar diskusi secara daring bertajuk Ngopi Pagi: Dinamika Permasalahan Hukum Penilai Pertanahan pada Jumat (21\/11\/2025). Forum yang dihadiri oleh sejumlah pengurus, penilai publik yang juga &hellip; <a href=\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/\" class=\"more-link\">Read More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1835,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[178,64,218,184,114,216,26,22,31,217],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.5 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Desakan Moratorium Penilaian Pengadaan Tanah Menguat, MAPPI Diminta Ambil Sikap Tegas - Media Penilai<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Desakan Moratorium Penilaian Pengadaan Tanah Menguat, MAPPI Diminta Ambil Sikap Tegas - Media Penilai\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jakarta\u2014Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) menggelar diskusi secara daring bertajuk Ngopi Pagi: Dinamika Permasalahan Hukum Penilai Pertanahan pada Jumat (21\/11\/2025). Forum yang dihadiri oleh sejumlah pengurus, penilai publik yang juga &hellip; Read More\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Media Penilai\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-12-13T16:19:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Diskusi-Penilai-Pertanahan.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"562\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/\"},\"author\":{\"name\":\"\",\"@id\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#\/schema\/person\/d04b5097497b2c2abe5148c3b0c832e4\"},\"headline\":\"Desakan Moratorium Penilaian Pengadaan Tanah Menguat, MAPPI Diminta Ambil Sikap Tegas\",\"datePublished\":\"2025-12-13T16:19:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-13T16:19:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/\"},\"wordCount\":928,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#organization\"},\"keywords\":[\"#ATR\/BPN\",\"#DewanPenilai\",\"#JudicialReview\",\"#KementerianATR\/BPN\",\"#MasyarakatProfesiPenilaiIndonesia\",\"#Moratorium\",\"#PenilaiPertanahan\",\"#PenilaiPublik\",\"#RUUPenilai\",\"#Yurisprudensi\"],\"articleSection\":[\"News\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/\",\"url\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/\",\"name\":\"Desakan Moratorium Penilaian Pengadaan Tanah Menguat, MAPPI Diminta Ambil Sikap Tegas - Media Penilai\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2025-12-13T16:19:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-12-13T16:19:08+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Desakan Moratorium Penilaian Pengadaan Tanah Menguat, MAPPI Diminta Ambil Sikap Tegas\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/\",\"name\":\"Media Penilai\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#organization\",\"name\":\"Media Penilai\",\"url\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/logo.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/logo.png\",\"width\":1998,\"height\":307,\"caption\":\"Media Penilai\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#\/schema\/person\/d04b5097497b2c2abe5148c3b0c832e4\",\"name\":\"\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/84ae69bfdc2dbab38851772c11f441e5?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/84ae69bfdc2dbab38851772c11f441e5?s=96&d=mm&r=g\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\"],\"url\":\"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/author\/mappi-admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Desakan Moratorium Penilaian Pengadaan Tanah Menguat, MAPPI Diminta Ambil Sikap Tegas - Media Penilai","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Desakan Moratorium Penilaian Pengadaan Tanah Menguat, MAPPI Diminta Ambil Sikap Tegas - Media Penilai","og_description":"Jakarta\u2014Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) menggelar diskusi secara daring bertajuk Ngopi Pagi: Dinamika Permasalahan Hukum Penilai Pertanahan pada Jumat (21\/11\/2025). Forum yang dihadiri oleh sejumlah pengurus, penilai publik yang juga &hellip; Read More","og_url":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/","og_site_name":"Media Penilai","article_published_time":"2025-12-13T16:19:08+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":562,"url":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Diskusi-Penilai-Pertanahan.png","type":"image\/png"}],"twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/"},"author":{"name":"","@id":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#\/schema\/person\/d04b5097497b2c2abe5148c3b0c832e4"},"headline":"Desakan Moratorium Penilaian Pengadaan Tanah Menguat, MAPPI Diminta Ambil Sikap Tegas","datePublished":"2025-12-13T16:19:08+00:00","dateModified":"2025-12-13T16:19:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/"},"wordCount":928,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#organization"},"keywords":["#ATR\/BPN","#DewanPenilai","#JudicialReview","#KementerianATR\/BPN","#MasyarakatProfesiPenilaiIndonesia","#Moratorium","#PenilaiPertanahan","#PenilaiPublik","#RUUPenilai","#Yurisprudensi"],"articleSection":["News"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/","url":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/","name":"Desakan Moratorium Penilaian Pengadaan Tanah Menguat, MAPPI Diminta Ambil Sikap Tegas - Media Penilai","isPartOf":{"@id":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#website"},"datePublished":"2025-12-13T16:19:08+00:00","dateModified":"2025-12-13T16:19:08+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/2025\/12\/13\/desakan-moratorium-penilaian-pengadaan-tanah-menguat-mappi-diminta-ambil-sikap-tegas\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Desakan Moratorium Penilaian Pengadaan Tanah Menguat, MAPPI Diminta Ambil Sikap Tegas"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#website","url":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/","name":"Media Penilai","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#organization","name":"Media Penilai","url":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/logo.png","contentUrl":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/wp-content\/uploads\/2023\/10\/logo.png","width":1998,"height":307,"caption":"Media Penilai"},"image":{"@id":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#\/schema\/person\/d04b5097497b2c2abe5148c3b0c832e4","name":"","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/84ae69bfdc2dbab38851772c11f441e5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/84ae69bfdc2dbab38851772c11f441e5?s=96&d=mm&r=g"},"sameAs":["https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id"],"url":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/author\/mappi-admin\/"}]}},"jetpack_sharing_enabled":true,"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Diskusi-Penilai-Pertanahan.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1833"}],"collection":[{"href":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1833"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1833\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1837,"href":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1833\/revisions\/1837"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1835"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1833"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1833"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/mediapenilai.mappi.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1833"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}