Perkembangan BTB MAPPI Saat Ini

Sebelum Biaya Teknis Bangunan (BTB) dipublikasikan tahun 2014, hasil perhitungan Biaya Bangun Baru  atau Biaya Pengganti Baru suatu bangunan sangat bervariasi karena tidak adanya acuan bersama dan standar yang diacu pada saat menilai bangunan. Perbedaan rujukan kertas kerja yang terjadi sebelum era BTB ini sering menjadi pertanyaan pihak bank. Kondisi ini membuat MAPPI mengusulkan dalam suatu Rapat Kerja Nasional (Rakernas) untuk menyusun suatu acuan perhitungan biaya dan teknis bangunan yang harganya mengacu ke pasar dan teknis bangunannya mengacu pada peraturan pembangunan yang berlaku di Indonesia. Tahun 2010 diadakan Rakernas dan salah satu agendanya adalah membentuk tim penyusunan BTB yang terdiri dari: Indrastuti (Ketua), dan beranggotakan, Tonny Hambali (Alm), Billy Anthony, Joyce Heryanto, Budi Prasodjo dan Asno Minanda (IT MAPPI).

Di dalam BTB ini ada banyak rujukan, contohnya seperti Indeks Kemahalan Konstruksi (IKK) diperoleh dari data BPS. Analisa harga satuan menggunakan rujukan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pedoman Penyusunan Perkiraan Biaya Pekerjaan Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan SNI. Harga terkini material diperoleh dari jurnal atau Standar Satuan Harga (SSH) yang diterbitkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta setiap tahun. Pada masa awal diterbitkannya, BTB ini diuji oleh berbagai Pihak/instansi seperti Universitas Tarumanegara dan pernah dipresentasikan di Asean Valuers Association (AVA).

Setelah dipublikasikan tahun 2014, BTB diupdate setiap tahun oleh Tim BTB yang saat ini diketuai oleh Alberth. Sebelum mempublikasikan update BTB, dua kali dalam setahun lembaga riset ini melakukan konsinyering untuk mendiskusikan berbagai masukan anggota dan menambah modul di dalam BTB ini. Setiap tahun dilakukan konsinyering sebanyak dua kali karena perubahan harga material yang sangat dinamis. Dalam konsinyering BTB 2024 ini ditambahkan model Sarana Prasarana Pelengkap (SPL) Industri dengan perkerasan aspal dan beton. Finalisasi update harga material seperti harga semen, pasir, besi, dll. Update BTB 2024 rencananya akan dipublikasikan pada akhir April 2024. Tim BTB ini beranggotakan Alberth, Indrastuti, Anton, Muhammad Khodri, Dahri dan tim lain untuk modelling.  Acara konsinyering ini berlokasi di JSI Resort Megamendung di Puncak Bogor tanggal 24-25 April 2024. Tim BTB juga melaksanakan rapat online setiap minggu untuk membahas masukan dari para penilai di berbagai daerah. Tim BTB juga melakukan sosialisasi BTB sebanyak dua kali setahun dan selalu diminati.

BTB masa depan ke depannya merencanakan untuk menambah permodelan untuk perhitungan taman, kolam renang, gedung bertingkat banyak dengan berbagai klasifikasi dan kategori yang lebih spesifik, dan biaya untuk pembangunan insftrastruktur lainnya seperti jembatan, dermaga, dll. BTB juga diharapkan memperhitungkan depresiasi per komponen utama bangunan seperti pondasi, struktur utilitas, atap, pintu jendela, lantai. Hal ini disebabkan karena setiap komponen bangunan tersebut memiliki umur ekonomis yang berbeda. BTB juga direncanakan akan dilengkapi dengan lebih banyak jenis material unit terpasang karena munculnya banyak material baru.

 

Leave a Reply