Donasi MAPPI Peduli Tahap I Menjangkau ke Korban Banjir Terisolir di Sumut dan Sumbar

Jakarta—Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) telah menginisiasi penggalangan dana bagi para korban bencana banjir dan longsor di wilayah Aceh, Sumatra Utara (Sumut) dan Sumatra Barat (Sumbar) melalui program MAPPI Peduli.

Penggalangan dana Tahap I berlangsung pada 28 November – 2 Desember 2025. Sedangkan periode penghimpunan dana Tahap II dimulai 3 Desember – 10 Desember 2025.

Seluruh donasi yang terkumpul pada Tahap I telah disalurkan kepada para korban yang terdampak bencana di Sumut dan Sumbar. Dalam pendistribusian bantuan dari Anggota MAPPI, para dermawan serta donatur tersebut, MAPPI Pusat dibantu oleh para relawan dari Dewan Pengurus Daerah (DPD) MAPPI Sumut dan Aceh serta DPD MAPPI Sumbar.

Sekretaris Umum MAPPI Pusat, Nur Ali Nugroho mengatakan bahwa MAPPI Peduli Tahap I berhasil mengumpulkan dana dari para donatur sebesar Rp 56.325.089. Total dana ini kemudian dibulatkan menjadi Rp 75 juta setelah ada tambahan sumbangan dari MAPPI Pusat.

Selanjutnya pada Kamis (4/12/2025) dana tersebut disalurkan Rp 50 juta melalui DPD MAPPI Sumut dan Aceh dan Rp 25 juta disalurkan melalui DPD MAPPI Sumbar.

Pada Jumat (5/12/2025), DPD MAPPI Sumut dan Aceh menyalurkan bantuan khusus kepada 44 anggota MAPPI Sumut dan Aceh yang menjadi korban banjir. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai dan paket sembako. Sebagian bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai karena akses terhadap kebutuhan pokok di Kota Medan masih relatif mudah.

“Rumah 44 anggota MAPPI itu terendam banjir semua. Oleh karena itu bantuan kami berikan sebagai bentuk solidaritas dan komitmen bahwa dalam masa sulit, keluarga seprofesi harus saling menopang. Bahkan di antara mereka hingga saat ini belum bisa masuk ke kantor karena kondisi rumahnya masih terendam banjir dan lumpur,” ungkap Gandung Atmaji, Sekretaris DPD MAPPI Sumut dan Aceh kepada Media Penilai.

Dua hari berikutnya, yakni pada Minggu (7/12/2025) sebanyak 28 personil yang dipimpin oleh Ketua DPD MAPPI Sumut dan Aceh, Suherwin kembali bergerak untuk memberikan bantuan kepada masyarakat umum yang terdampak bencana.

DPD MAPPI Sumut dan Aceh juga menambah santunan dana dari anggota dan pimpinan KJPP di Sumut–Aceh melalui Ikatan Kantor Jasa Penilai Publik (IKJPP) dan Serikat Tolong Menolong (STM) untuk dibelikan Sembako yang sangat dibutuhkan bagi masyarakat.

Total donasi yang disalurkan adalah Rp 70 juta dengan rincian Rp 50 juta dari penggalangan dana oleh MAPPI Pusat dan tambahan Rp 20 juta dari donasi yang dilakukan oleh DPD MAPPI Sumut dan Aceh.

Bantuan langsung didistribusikan ke empat desa di Kabupaten Langkat, Sumut, yang terkena sapuan banjir dan longsor. Keempat desa itu yakni Desa Padang Tualang, Kec. Padang Tualang; Desa Pekubuan, Desa Pematang Cengal dan Desa Pantai Cermin di Kec. Tanjung Pura.

“Di Desa Pantai Cermin terdapat 1.200 KK yang terisolasi total dari bantuan akibat jembatan putus,” terang Suherwin.

Dalam aksi penyaluran bantuan ini, dana kemanusiaan diwujudkan dalam bentuk kebutuhan pokok yang benar-benar dibutuhkan bagi para korban, seperti 600 nasi bungkus, 500 roti, obat-obatan, susu bayi, biskuit, makanan tambahan serta 300 paket sembako berisi beras, minyak, gula, sarden dan mie instan. Selain bahan makanan, rombongan dari MAPPI juga membawakan popok sekali pakai untuk balita dan orang dewasa, pakaian dalam serta pakaian layak pakai.

Distribusi Perlengkapan Dapur

MAPPI Peduli juga memberikan bantuan sebesar Rp 25 juta kepada para korban terdampak bencana alam yang terjadi di Sumatra Barat. Dibantu sejumlah relawan dari DPD MAPPI Sumbar, bantuan telah disalurkan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan di dua desa yang mengalami bencana terparah di Kota Padang. Kedua desa tersebut yakni Desa Batu Busuak dan Desa Balai Gadang.

Humas DPD MAPPI Sumbar, Ahmad Tahir mengatakan bahwa sebelum penyaluran bantuan, pihaknya terlebih dahulu melakukan kunjungan survei ke lokasi bencana dan bertanya kepada masyarakat setempat mengenai kebutuhan apa saja yang mendesak namun belum terpenuhi.

“Mereka minta kebutuhan perlengkapan dapur dan selimut,” ungkap Tahir.

Beberapa hari setelah survei, para relawan datang kembali ke lokasi tersebut pada Sabtu (13/12/2025) dengan membawa sejumlah perlengkapan dapur seperti kompor, baskom, panci, teko, gayung, ember, gelas, sendok, penghangat nasi dan piring. Tim relawan dari DPD MAPPI Sumbar juga menyalurkan selimut, sarung, mukena, lampu darurat, setelan baju bagi anak laki-laki dan perempuan, serta baju layak pakai.

Total ada 890 jenis barang yang diberikan kepada masyarakat di Batu Busuak. Sedangkan di Balai Gadang total bantuan yang diberikan yakni 185 jenis barang.

“Berdasarkan informasi yang kami dapat, di Batu Busuak RT 01/RW 03 terdapat 134 KK. Sebanyak 30 rumah warga telah hanyut dan 38 rumah rusak parah,” terang Tahir.

MAPPI Peduli akan kembali menyalurkan bantuan tahap kedua setelah sebelumnya penggalangan donasi tahap kedua telah terkumpul uang sejumlah Rp 70.150.093. Seluruh donasi dari para Anggota MAPPI, donatur dan para dermawan akan segera disalurkan kepada saudara-saudara kita yang hingga saat ini masih sangat membutuhkan uluran tangan kita.

 

Penulis : Farid Syah

Penyunting : Eka Vanda

Leave a Reply