Rakerda DPD MAPPI DIY : Bahas Penguatan Profesi hingga Kesiapan sebagai Tuan Rumah PPC 2027

Yogyakarta—Dewan Pengurus Daerah Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (DPD MAPPI) Daerah Istimewa Yogyakarta/DIY menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I di Departemen Ekonomika dan Bisnis (DEB) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Selasa (17/12/2025).

Selain membahas konsolidasi dan proyeksi kegiatan keprofesian, dalam forum ini juga mendiskusikan persiapan menyongsong pelaksanaan Pan Pacific Congress (PPC) 2027 yang akan digelar di Yogyakarta.

Ketua DPD MAPPI DIY, Sudarto menegaskan bahwa Rakerda merupakan mandat organisasi sebagaimana diatur dalam AD/ART MAPPI, sekaligus momentum untuk memperkuat komitmen kolektif dalam menjalankan amanah organisasi secara profesional, kolaboratif dan berintegritas.

Sudarto juga menekankan pentingnya sinergi antara pengurus dan anggota untuk menjaga profesionalisme agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

“Seluruh kesepakatan yang dihasilkan dalam Rakerda diharapkan menjadi komitmen bersama dalam menjaga marwah profesi dan memperkuat peran MAPPI DIY ke depan,” ujar Sudarto.

Sementara itu, Ketua 1 Dewan Pimpinan Nasional (DPN) MAPPI, Dewi Smaragdina, didampingi Wakil Sekretaris III, Susana Ida Setianingrum menyoroti tantangan Profesi Penilai yang semakin kompleks. Ia menekankan pentingnya penguatan kolaborasi, peningkatan kompetensi, serta kepatuhan terhadap kode etik dan standar profesi.

Dewi juga mengingatkan bahwa meskipun MAPPI telah berdiri lebih dari empat dekade, pemahaman publik terhadap Profesi Penilai masih perlu terus diperluas melalui peran aktif organisasi di berbagai sektor, tidak terbatas hanya pada sektor keuangan.

 

Kepatuhan Standar Profesi

Lebih lanjut Dewi menyampaikan bahwa perkembangan jenis pekerjaan penilai, khususnya dalam bentuk kajian menuntut kehati-hatian dan kepatuhan terhadap standar. Dalam konteks tersebut, pendekatan kajian dinilai menjadi alternatif profesional yang tepat sepanjang dilakukan secara bertanggung jawab dan tidak bersifat spekulatif.

Ia juga mendorong DPD MAPPI DIY untuk memperbanyak penyelenggaraan Pendidikan Profesi Lanjutan (PPL) dengan tema-tema inovatif yang relevan dengan tantangan masa depan, termasuk pemanfaatan teknologi dan penyelenggaraan PPL secara daring.

Dewi juga mengingatkan bahwa Indonesia melalui MAPPI akan menjadi tuan rumah Pan Pacific Congress (PPC) tahun 2027 yang direncanakan berlangsung di Kota Gudeg pada 27–29 September 2027. Ia berharap dukungan penuh dari DPD MAPPI DIY dan seluruh anggota agar kegiatan internasional tersebut dapat terselenggara secara optimal, inklusif dan efisien, dengan melibatkan akademisi dan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan ekosistem Profesi Penilai.

 

Perluasan Kompetensi

Ketua Program Studi Manajemen dan Penilaian Properti (MPP) DEB Sekolah Vokasi UGM. Yudistira Hendra Permana yang juga hadir dalam Rakerda mengungkapkan bahwa Profesi Penilai akan semakin banyak terlibat dalam pekerjaan pemerintah yang tidak hanya berbentuk penilaian konvensional, tetapi juga kajian-kajian strategis. Oleh karena itu ia menandaskan bahwa kompetensi penilai perlu diperluas. Penilai juga harus faham terhadap arah pembangunan nasional sebagaimana tertuang dalam RPJPN 2025–2045.

Yudistira juga menekankan bahwa profesi penilai memiliki peran strategis sebagai mitra pembangunan dengan pendekatan yang tidak semata-mata finansial, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosial, keberlanjutan dan analisis biaya-manfaat yang lebih komprehensif.

Ia menyoroti peluang baru di bidang kebijakan keuangan daerah, pembiayaan pembangunan, perdagangan karbon, hingga penilaian berbasis ekologi yang membutuhkan kompetensi metodologis dan keberanian intelektual.

Sesi Rakerda antara lain membahas rencana kerja bidang pendidikan dan pelatihan, bidang riset dan pengembangan profesi, serta bidang humas, kerja sama, dan keanggotaan. Seluruh rangkaian diskusi berlangsung secara partisipatif dan diarahkan untuk menghasilkan program kerja yang realistis, relevan dan berdampak bagi anggota.

Rakerda DPD MAPPI DIY ditutup dengan penyampaian kesimpulan dan penegasan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi internal organisasi, meningkatkan kualitas kompetensi penilai, serta berkontribusi aktif dalam agenda strategis MAPPI ke depan.

Melalui forum ini, DPD MAPPI DIY juga menegaskan kesiapannya dalam mendukung PPC 2027 di Yogyakarta.

Rakerda I DPD MAPPI DIY juga dihadiri Unit Kerja Ikatan Kantor Jasa Penilai Publik Daerah Istimewa Yogyakarta (IKJPP DIY), unit kerja Dewan Penilai (DP), serta kalangan akademisi.

 

Penulis : Hikmatul Fisa Yasinta

Penyunting : Farid Syah

Leave a Reply